ENTER

Rabu, 29 Februari 2012

Keistimewaan Istana Mulia Kerta



Keanggunan istana yang mayoritas konstruksi bangunannya terbuat dari kayu belian/ulin (euderoxylon zwageri) ini sudah dapat dilihat dan di rasakan dari jauh. Warna kuning yang mendominasi bangunannya menjadikan istana tersebut kian anggun dipandang mata. Dalam tradisi masyarakat Melayu, Warna kuning merupakan lambang kewibawaan dan keluhuran budi pekerti.
                
             Gapuranya yang artistic dan cantik dengan dominasi warna kuning seakan memberi tanda kepada pengunjung, bahwa istana ini di bangun dengan konsep yang matang dan melalui serentetan perenungan yang mendalam,sehingga istana ini sarat dengan makna filosofis. Gapura tersebut juga merupakan symbol keramahan segenap penghuni istana dan sekaligus menandakan bahwa istana tersebut terbuka bagi semua kalangan. 

                Suasana sejuk dan damai sudah terasa begitu menginjakkan kaki di kompleks istana. Bunga-bunga  yang tertata rapi dalam jambangan dan aneka pohon yang tumbuh di sekeliling istana memperlihatkan penghuninya punya komitmen hidup selaras dengan alam.

                Di sebelah kiri jalan masuk, terdapat sebuah menara yang dahulunya berfungsi sebagai pos penjagaan istana. Meriam padam pelita, salah satu senjata peninggalan kesultanan, terdapat di halaman istana. Pada bumbungan atap bagian depan istana, terpampang mahkota kerajaan yang berukiran detail dan artistic.

                Di ruangan dalam istana, terdapat balai pertemuan (balairung), kantor tempat kerja sultan, dan tiga kamar yang dahulunya digunakan sebagai tempat tinggal sultan bersama keluarganya. Berbagai koleksi istana, seperti singgasana sultan dan permaisurinya, foto sultan dan keluarganya, kain tenun khas kerajaan, tempat tidur Panembahan Gusti Muhammad Saunan, aneka batik kuno, serta benda-benda dan peralatan peniggalan kesultanan Tanjungpura lainnya, tersimpan dengan baik di dalam Istana.

                Pada sore hari, pengunjung akan berdecak kagum dengan pesona Istana Mulia Kerta yang eksotik, apalagi dilihat dari atas perahu yang berjalan perlahan-perlahan di atasi Sungai Pawan yang tenang

0 komentar:

Posting Komentar

È